Pengaruh Teknologi terhadap Gaya Hidup Manusia, Dunia Pendidikan, dan Psikologi Manusia
Pengaruh Teknologi terhadap Gaya Hidup Manusia, Dunia Pendidikan, dan Psikologi Manusia
Oleh
: Hasna Rosyida Valentin
Jurusan
Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
Fakultas
Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang
Latar
Belakang
Seiring dengan kemajuan
teknologi yang mengglobal telah terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik
di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan.
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan
ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu
pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi
kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam
melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi sudah
menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan
dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan
untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan digunakan
untuk hal negatif.
Rumusan
Masalah
1. Bagaimana proses berkembangya teknologi di dunia pendidikan?
2. Apa saja manfaat internet bagi pendidikan
ataupun pembelajaran?
3. Apa dampak negative internet bagi aktivitas
pendidikan?
4. Apa peran teknologi dalam dunia pendidikan?
5. Bagaimana kriteria
internet dibidang pendidikan?
Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulis membuat makalah ini:
1. Sebagai acuan dalam proses belajar mengajar.
2. Untuk memenuhi pembuatan
tugas mata kuliah Softskill Peng.
Tek.Internet & New Media.
3. Sebagai penambahan wawasan bagi penulis dan
pembaca.
4. Mengetahui proses berkembangya teknologi di
dunia pendidikan
5. Mengetahui apa saja
manfaat internet bagi pendidikan ataupun pembelajaran
Abstrak
Di zaman yang modern ini manusia tidak pernah lepas dari teknologi. Teknologi merupakan sesuatu yang digunakan untuk mempermudah atau membantu pekerjaan manusia agar lebih efektif dan efisien. Namun seakan-akan masyarakat mulai terlena dengan teknologi, mereka tidak mau susah, mereka lebih memilih sesuatu yang instan, cepat dan praktis. Dengan keadaan tersebut sifat konsumerisme manusia mulai muncul. Manusia seakan-akan seperti diperalat oleh teknologi. Teknologi yang mengarahkan manusia. Ketergantungan pada teknologi yang pada akhirnya akan memberikan dampak buruk bagi manusia. Manusia saat ini merasa bahwa dengan teknologi semua bisa teratasi, ini juga akan menyebabkan timbul sifat individualism, rasa sosial mereka pudar dan akhirnya hilang. Akan tetapi tanpa dipungkiri teknologi juga memberikan dampak positif bagi para penggunanya jika digunakan secara bijak.
Perkembangan
teknologi membawa pengaruh yang cukup besar diberbagai bidang. Seperti gaya
hidup, budaya, sosial, ekonomi, pendidikan, dan lain-lain. Dalam tulisan ini
akan mengulas tentang pengaruh perkembangan teknologi terhadap gaya hidup
manusia, dunia pendidikan dan psikologi manusia. Dengan adanya perkembangan
teknologi masyarakat diharapkan dapat ikut serta dalam menciptakan teknologi
atau minimal memanfaatkan teknologi secara bijak. Meningkatkan ketrampilan yang
ada didalam didirinya.
Karena dalam kehidupan kita di masa mendatang, sektor
teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang sangat dominan.
Siapa pun yang handal teknologi maka dia akan menjadi seorang pemimpin dalam
dunianya. Teknologi sangat berperan dalam berbagai bidang. (kompasiana.com,
2012)
Kata
Kunci : Teknologi, Perkembangan, Gaya Hidup, Pendidikan, Psikologi
Pendahuluan
Seiring dengan perkembangan jaman yang diiringi pula dengan
perkembangan teknologi yang pesat, manusia kini semakin mudah dalam melakukan
pekerjaannya. Teknologi pada dasarnya adalah keseluruhan sarana untuk
menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan
hidup manusia (wikipedia.com, 2013). Secara garis besar teknologi tersebut
diciptakan untuk membantu manusia menyelesaikan pekerjaannya dalam kehidupan
sehari–hari secara tepat, praktis dan singkat. Dengan adanya teknologi membawa
banyak perubahan dalam kehidupan manusia. Perubahan tersebut dapat menuju
kearah yang baik maupun kearah yang buruk itu tergantung bagaimana individu
tersebut menyikapinya.
Seiring dengan berjalannya waktu muncul banyak
inovasi-inovasi yang akan menghasilkan teknologi baru. Teknologi yang
sebenarnya digunakan sebagai alat bantu untuk pekerjaan manusia. Dewasa ini
sepertinya telah “membelenggu” dalam perilaku hidup manusia. Justru teknologi
kini menjadi pengarah hidup manusia. Manusia seakan seperti diperalat oleh
teknologi. Memang teknologi itu membawa dampak positif bagi manusia. Namun,
tanpa dipungkiri dampak negatif dari adanya perkembangan teknologi juga
dirasakan oleh manusia.
Pada zaman dahulu sebelum adanya perkembangan teknologi
manusia melakukan pekerjaannya secara manual sehingga membutuhkan banyak energi
yang terkuras. Hal tersebut berubah seiring dengan berkembangnya teknologi,
sekarang manusia dimudahkan pekerjaannya, dengan mesin yang merupakan salah
satu energi sekarang tanpa harus mengeluarkan energi yang banyak pekerjaan
tersebut bisa selesai dengan waktu yang lebih cepat. Pada dasarnya teknologi
diciptakan memang untuk membantu atau meringankan pekerjaan manusia agar
pekerjaan itu dapat berjalan secara optimal efektif dan efisien.
Perkembangan teknologi terjadi diberbagai bidang. Dari
transpotrasi, kesehatan, pendidikan, informasi, komunikasi, dan lain-lain.
Perkembangan teknologi tidak bisa dihindari oleh siapapun. Mau tidak mau kita
yang terlibat didalamnya juga merasakan perubahan tersebut. Untuk terus
bertahan manusia harus bisa mengikuti perubahan jaman dan kemajuan teknologi tersebut.
Perkembangan yang terjadi dalam teknologi menyebabkan berbagai perubahan bagi
manusia. Manusia semakin mudah dalam melakukan aktivitas, gaya hidup manusia
juga ikut berubah. Masyarakat Indonesia cenderung mengikuti gaya hidup
masyarakat Barat. Itu merupakan dampak negatif dari adanya perkembangan
teknologi. Selain itu dalam dunia pendidikan teknologi juga membawa perubahan
yang cukup besar. Dengan teknologi semua hal dapat diketahui secara cepat dan
transparan. Dengan adanya perubahan tersebut secara tidak langsung psikologi
manusia atau jiwa manusia juga mengalami perubahan.
Manusia akan terus mengandalkan teknologi. Akan lebih
baiknya jika sifat ketergantungan atau mengandalkan tersebut sedikit dikurangi.
Kini saatnya kita yang menemukan inovasi-inovasi baru untuk menghasilkan
teknologi baru. Tidak hanya menggunakan saja namun juga menciptakan.
Teknologi terhadap Gaya Hidup
Salah satu dampak dari perkembangan teknologi adalah gaya
hidup yang berubah. Perkembangan teknologi kerap erat dengan perkembangan gaya
hidup kita semua. Keefesienan, kepraktisan dan kehematan dapat dicapai, namun
tentu semuanya tidak selalu berdampak positif, ada juga yang berdampak negatif
atau memiliki sisi–sisi negatif. Ada 3 (tiga) klasifikasi dasar dari kemajuan
teknologi yaitu kemajuan teknologi yang bersifat netral (neutral technological
progress) terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan
kuantitas dan kombinasi faktor–faktor pemasukan yang sama, kemajuan teknologi
yang hemat tenaga kerja (labor saving technological progress) kemajuan
teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh
meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi
sesuatu, dan kemajuan teknologi yang hemat modal (capital saving technological
progress) (wikipedia.com, 2013).
Jika mengutip dari pendapat Alvin Toffler saat ini kita
sedang menghadapi gelombang ketiga atau third wave. First wave atau gelombang
pertama masyarakat agraris (pertanian) berlangsung pada tahun 1650 – 1750. Pada
first wave atau gelombang pertama dikenal sebagai masa bercocok tanam, pada
gelombang ini semua aktivitas manusia dilakukan secara manual. Manusia masih
menggunakan tenaga dan otot untuk melekukan pekerjaan. Seperti mencangkul,
berburu, dan menanam dilakukan secara manual dan oleh tenaga yang cukup banyak.
Second wave atau gelombang kedua masyarakat industri dimulai pada abad ke-18
yang dinamakan sebagai masa industrialisasi yang mana tenaga dan otot mulai
digantikan oleh mesin. Industri–industri mulai mengganti tenaga manusia dengan
tenaga mesin. Produksi menggunakan mesin atau produksi masal itu menyebabkan
ekonomi negara tersebut berubah.
Third wave atau gelombang ketiga, digelombang ini mesin
tidak sepenuhnya tergantikan. Namun mesin tersebut ditambah dengan adanya
pengetahuan. Masa ini dinamakan abad informasi. Pada abad informasi muncul
de-massifications, de-centralization, dan consumerism. Demassified atau demasifikasi
adalah sebuah penggunaan secara masal (massification) teknologi menjadi
pengguna secara individu. Demasidikasi bisa juga diartikan sebagai sebuah era
yang ditandai oleh semakin aktifnya user/komunikan/khalayak/konsumen dalam
menggunakan teknologi. Namun dengan teori yang terus berkembang saat ini
peradaban manusia dengan kompetisi yang ganas dan globalisasi, masuklah manusia
generasi ke-4 dinamakan dengan abad knowlwdge-based economy atau ada tang
menyebut berorientasi pada kreativitas. (kompasiana.com, 2012)
Salah satu perkembangan teknologi yang sangat familiar adalah
internet. Internet merupakan salah satu sumber informasi tanpa batas yang bisa
diakses oleh siapa pun dan dimana pun. Banyak masyarakat yang mulai mengakses
internet untuk mencari hal yang mereka belum tahu. Apalagi bagi anak muda jaman
sekarang internet merupakan salah satu makanan pokok yang disantapnya setiap
hari. Mereka menggunakan internet sebagai media hiburan (sosial media, youtobe,
dan lain-lain), media pendidikan (ilmu pengetahuan), dan lain-lain. Jika
internet tersebut digunakan secar bijak dan semestinya maka teknologi akan
membawa nilai positif bagi pengguna.
Namun pada kenyataannya masih saja ada berbagai pihak yang
menggunakan internet sebagai sarana tindak kriminalitas. Terjadi tindak
kriminalitas atau kejahatan didunia maya rata-rata mencapai 14 kasus kejahatan
setiap detiknya di pasar internasional, menyusul kian berkembangnya teknologi
informasi pada masa kini (republika.co.id, 2013). Selain internet teknologi
yang cukup familiar yaitu handphone atau telepon genggam.
Jaman sekarang mungkin hanya sebagaian kecil anak muda yang tidak memiliki
handphone. Seakan handphone saat ini sudah menjadi kebutuhan untuk masyarakat.
Selain itu mereka beranggapan bahawa dengan handphone semuanya dapat terpenuhi.
Gaya hidup masyarakat mulai berubah seiring dengan
berkembangnya teknologi. Masyarakat dewasa ini tidak mau dibuat ribet oleh
hal-hal yang kurang penting. Mereka lebih memilih sesuatu yang instan, praktis
dan cepat contoh saja saat mereka hendak bepergian padahal jaraknya tidak
seberapa tapi mereka menggunakan sepeda motor, atau bahkan mobil padahal masih
bisa ditempuh dengan jalan kaki. Selain itu untuk bersilaturahmi mereka lebih
memilih melalui handphone daripada bertemu secara langsung, memang ada nilai
positifnya namun apabila sering dilakukan maka menjadi negatif. Apalagi sifat
konsumerisme yang mulai tumbuh di masyarakat, hal ini membawa pengaruh buruk
untuk masyarakat. Apalagi bila mereka ingin mempunyai teknologi baru (handphone,
laptop, gadget, dan lain-lain) namun mereka tidak memiliki uang, fasilitas. Dan
bahkan dengan nekat mereka dapat melakukan pencurian, menipu, atau bahkan bunuh
diri. Semua itu kembali lagi kepada keluarga. Keluargalah yang memiliki peran
cukup besar untuk mengatur pribadi anak.
Namun teknologi juga membawa dampak positif terhadap
gaya hidup yaitu manusia semakin sadar akan pentingnya teknologi. Masyarakat
pun berlomba-lomba untuk mengetahui perkembangan teknologi, mengikutinya dan
memahaminya. Masyarakat juga harus tetap waspada akan ketergantungannya dengan
teknologi harus ada batasan-batasan dalam menggunakan teknologi dan jangan
menyalahgunakannya.
Teknologi terhadap Pendidikan
Globalisasi dunia telah memicu pergeseran berbagai aspek di
dunia, pendidikan termasuk salah satunya. Dan pendidikan pada masa yang akan
datang akan lebih bersifat fleksibel (luwes). Menurut Rosenberg (2001) dengan
berkembangnya teknologi ada 5 (lima) pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu
(1). Dari pelatihan ke penampilan, (2). Dari ruang kelas ke dimana saja dan
kapan saja, (3). Dari kertas ke “on line” atau saluran, (4). Fasilitas fisik ke
fasilitas jaringan kerja, dan (5). Dari waktu siklus ke waktu nyata.
(kompasiana.com, 2012).
Perkembangan teknologi juga berpengaruh pada dunia
pendidikan. Dengan teknologi pendidikan menjadi lebih mudah. Tidak perlu harus
bertatap muka, bertemu dikelas kita pun sudah bisa mendapatkan pendidikan.
Banyak di negara-negara maju sudah menerapkan sistem e-learning, jarak dan ruang
sudah bukan menjadi suatu masalah dalam sistem e-learning. Biaya yang
diperlukan juga tidak terlalu mahal. E-Learning merupakan satu penggunaan
teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang
berlandaskan 3 (tiga) kriteria yaitu (1). E-learning merupakan jaringan dengan
kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar
atau informasi, (2). Pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui computer
dengan menggunakan teknologi internet standar, dan (3). Memfokuskan pada
pandangan yang paling luas tentang pembelajaran dibalik paradigm pembelajaran
tradisional.
Saat ini e-learning telah berkembang dalam berbagai model
pembelajaran yang berbasis TIK seperti: CBT (Computer Based Training), CBI
(Computer Based Instruction), Distance Learning, Distance Education, CLE
(Cybernetic Learning Environment), Desktop Videoconferencing, ILS (Integrated
Learning Syatem), LCC (Learner-Centerted Classroom), Teleconferencing, WBT
(Web-Based Training), dan lain sebagainya. (kompasiana.com, 2012)
Dengan adanya teknologi para pendidik dapat menciptakan
suatu proses belajar mengajar yang menarik, mudah dimengerti, dan interaktif.
Prestasi peserta didik pun dapat meningkat. Manfaat teknologi terhadap
pendidikan sangat banyak dan membantu dalam proses pendidikan. Peserta didik
bisa lebih paham terhadap pengetahuan, menjadi salah satu sarana pendukung,
dapat mencari informasi sendiri tanpa dari guru, bisa digunakan dalam meningkatan
mutu pendidikan dan lain lain. Jadi disini guru bukan menjadi satu-satunya
sumber ilmu, karena ilmu ada diberbagai sumber. Dengan banyaknya manfaat yang
diberikan maka keuntungan yang didapat juga banyak. Peserta didik dapat dengan
mudahnya mengakses semua informasi dengan bantuan teknologi, sehinggga peserta
didik memperoleh informasi tersebut dan dapat dijadikan sebagai wawasan. Selain
itu dengan teknologi tenaga pendidik pun dapan dengan mudah menjalankan
tugasnya. Sehingga akan terciptanya sebuah masyarakat yang maju.
Internet sangat memiliki
ilmu pengetahuan yang banyak. Dengan adanya perkembangan
teknologi (internet) diharapkan para peserta didik dapat lebih mudah
mencari sumber pembelajaran, referensi. Karena internet dapat diakses oleh
siapapun dan dimanapun. Jangan sampai dengan adanya internet membuat anak
menjadi malas belajar karena pemanfaatannya yang salah. Kita juga tetap harus
waspada karena dengan adanyan internet berarti juga ada bahaya. Ketergantungan
terhadap internet juga harus diminimalisir. Lebih baik sering membaca buku yang
lebih pasti kebenaran isinya.
Teknologi terhadap Psikologi Manusia
Didewasa ini teknologi menjadi suatu hal yang dangat
popular, di perbincangkan disana disini. Sebagian besar semua orang sudah memanfaatkan
teknologi tanpa terkecuali. Secara tidak langsung keadaan psikologi manusia pun
mengalami perubahan atau terpengaruh. Karena rata–rata manusia setiap hari
selalu melakukan pekerjaannya dengan bantuan teknologi. Bahkan sering ada
manusia yang lebih sering berinteraksi dengan teknologi dibandingkan
berinteraksi dengan manusia lainnya.
Disinilah sifat individualism muncul, manusia kurang bisa
bersosialisasi dengan baik, keadaan ini sangat mengganggu kelangsungan
hidupnya. Seharusnya dengan teknologi kita bisa menjadi manusia yang lebih baik
jangan sampai karena teknologi kita dijauhi, dihindari atau bahkan dikucilkan
oleh teman, ataupun masyarakat. Kembali lagi kepada fungsi utama teknologi
yaitu untuk memudahkan pekerjaan manusia agar lebih efektif dan efisien.
Perkembangan teknologi juga memberikan dampak positif atau
keuntungan bagi psikologi manusia antara lain individu merasa senang karena
dapat memperoleh informasi dengan mudah (search engine pada browse,
artikel–artikel pada website), individu akan lebih percaya diri karena bisa
mengapresiasikan perasaannya melalui postingan atau tulisan (jejaring sosial,
atau blog), individu akan lebih terbuka terhadap perubahan karena mengikuti
perubahan arus informasi dari internet, individu akan senang karena dapat
berinovasi dengan penemuan–penemuan mereka (handphone unik, modifikasi laptop,
dan lain–lain), individu akan lebih termotivasi untuk menciptakan sesuatu yang
lebih baru, individu akan lebih kreatif dengan ciptaan–ciptaan yang dapat
membantu kinerja manusia, dan individu akan lebih aktif serta memiliki jaringan
luas, karena dengan teknologi sekarang ini memungkinkan seseorang berinteraksi
dengan orang lain baik dalam negeri maupun luar negeri. (kompasiana.com, 2012)
Teknologi membawa dampak negatif terhadap psikologis pada
manusia. Antara lain (1). Ketergantungan, media computer memiliki kualitas
atraktif yang dapat merespon segala stimulus yang diberikan oleh pengguna.
Sehingga pengguna seakan-akan menemukan dunia barunya. Ketergantungan ini masih
bisa diminimalisir dengan pengawasan dari orang tua, dan memperbanyak
kegiatan-kegiatan diluar rumah, bermain dengan teman, dan menyibukan diri
sehingga kegiatan didepan komputer semakin berkurang. (2). Antisocial Behavior,
dapak yang ditimbulkan salah satunya adalah antisocial behavior, keadaan dimana
pengguna tidak lagi peduli dengan lingkungan sosialnya pengguna lebih
mengutamakan teknologi yang dimilikinya. Pengguna akan menjadi jarang
berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, sehingga kemampuan interpersonal dan
emosionalnya tidak berkembang secara optimal. Bila keadaan ini terus dibiarkan
maka pengguna akan menjadi orang yang sangat individualism dan tidak ada
interaksi maupun sosialisasi. Antisocial Behavior masih bisa ditanggulangi
dengan adanya kesadaran dari diri sendiri akan dampak buruk yang akan terjadi,
memperbanyak kegiatan diluar rumah dengan teman maupun keluarga, traveling,
hang-out, dan lain-lain. (kompasiana.com, 2012)
Kesimpulan
Teknologi memang merupakan suatu hal yang sangat diperlukan
dalam kehidupan. Akan tetapi jangan sampai teknologi yang memperalat kita.
Ketergantungan terhadap teknologi pasti akan muncul apabila setiap hal yang
kita kerjakan selalu mengunakan teknologi. Kita seharusnya berusaha jangan
menjadi korban dari adanya perkembangan teknologi. Kita harus berusaha untuk
meningkatkan skill atau keahlian yang kita miliki agar dapat ikut serta dalam
menghasilkan teknologi baru. Didunia pendidikan, para siswa dapat dengan
mudahnya mengakses semua informasi yang dibutuhkan, disinilah munculnya
plagiatisme dikalangan pelajar ini merupakan perbuatan yang sangat merugikan.
Para siswa lebih memilih menggunakan internet yang merupakan salah satu
teknologi dibandingkan dengan membaca buku yang isinya jelas – jelas lebih
akurat. Mungkin kejadian ini dipengaruhi oleh harga buku yang relatif lebih
mahal daripada mengakses internet, kalau pun ada perpustakaan sebagai sarana
untuk meminjam buku mungkin perpustakaan tersebut memiliki kualitas yang cukup
buruk dan kurang memadai.
Sehingga para pelajar mengambil suatu tindakan yang lebih
efektif dan efisien. Itulah yang merupakan konsekuensi dari adanya perkembangan
teknologi terhadap pendidikan. Selain itu sebenarnya adanya teknologi terhadap
pendidikan sangat ikut serta dalam perkembangan pendidikan. Pendidikan kini
sudah sangat modern, semua orang bisa mendapatkan informasi baik berupa ilmu
pengtahuan, berita dan lain-lain secara cepat dan transparan tanpa harus
mendapatkannya melalui guru maupun sekolah. Semua itu tergantung bagaimana orang
tersebut mempunyai inisiatif untuk memajukan dirinya sendiri, karena berbagai
ilmu pengetahuan sekarang tersebar dimana mana.
Apalagi didalam gaya hidup manusia. Teknologi sangat
berpengaruh dalam perubahannya. Semua orang selalu memanfaatkan teknologi untuk
membantu pekerjaannya. Memang teknologi itu digunakan untuk membantu manusia,
tapi jangan sampai kita tergantung oleh teknologi. Gaya hidup masyarakat
Indonesia saat ini mengacu atau meniru gaya Barat. Gaya hidup yang sebenarnya
berbeda jauh dengan gaya hidup Indonesia. Masyarakat Indonesia sepertinya sudah
lupa dengan budaya Indonesia yang sesungguhnya. Sedikit demi sedikit budaya
Indonesia lama lama akan hilang termakan oleh waktu. Didampak positifnya
masyarakat Indonesia saat ini sebagian besar telah memahami akan pentingnya
pengetahuan tentang teknologi. Teknologi memang membawa dampak negatif maupun
dampak positifnya. Atas sebab itu kita harus menggunakan teknologi sebagaimana
mestinya , jangan sampai kita tergantung olehnya, dan jangan sampai dengan
adanya teknologi menyebabkan kita menjadi manusia yang egois, yang memiliki
sifat individualisne yang tinggi, dan rasa sosial yang rendah. Karena bila itu
terjadi kita akan menjadi manusia yang sangat dirugikan oleh teknologi.
Sebagai anak muda yang seharusnya melanjutkan perjuangan
negeri ini. Kita harus bisa selektif dari adanya teknologi. Jangan semua
teknologi digunakan seenaknya sendiri, itu sama saja kita egois. Jangan menjadi
anak muda yang menjadi korban dari teknologi tapi jadilah anak muda yang
menciptakan teknologi. Jangan menjadi masyarakat yang tidak siap dengan
perkembangan teknologi, yang harus dilakukan meningkatkan keahlian yang
digemari dengan sungguh–sungguh jangan ada paksaan dari pihak manapun. Namun
sebagian besar anak muda jaman sekarang sangat tergantung sekali dengan
teknologi. Bandingkan saja saat dulu teknologi belum berkembang untuk
berhubungan dengan keluarga, dengan teman kita harus menulis surat dan untuk
mengirimkannya saja membutuhkan waktu yang relatif lama. Sekarang semuanya bisa
berjalan dengan cepat kita bisa melalui pesawat telepon maupun telepon genggam
yang kita miliki. Perbedaannya sangat terlihat jauh.
Daftar
Pustaka
Anonim.
(2013) “Teknologi” diunduh dari (http://id.wikipedia.org/wiki/teknologi), pada 29 Oktober 2013.
Kompasiana.
(2012). “Dampak Perkembangan Teknologi Informasi” diunduh dari (http://m.kompasiana.com/post/read/488600/1/dampak-perkembangan-teknologi-informasi), pada 29 Oktober 2013.
Kompasiana.
(2012) “Gelombang Peradaban Manusia dan Perkembangan Teknologi Komunikasi
(Alvin Toffler)” diunduh dari (http://m.kompasiana.com/post/read/409024/3/gelombang-peradaban-manusia-dan-perkembangan-teknologi-komunikasi-alvin-toffler), pada 29 Oktober 2013.
Kompasiana.
(2012) “Peranan TIK dalam Dunia Pendidikan” diunduh dari (http://m.kompasiana.com/post/read/107985/3/tik-peranannya-dalam-dunia-pendidikan-dan-peranan-guru-dalam-pembelajaran-tik), pada 29 Oktober 2013.
Republika.
(2013). “Kejahatan di Dunia Maya” diunduh dari (http://m.republika.co.id/berita/trendtek/internet/12/03/13/m0tjf2-setiap-detik-terjadi-14-kejahatan-di-dunia-maya), pada 29 Oktober 2013.
Sumber : http://jurnalilmiahtp2013.blogspot.co.id/2013/12/pengaruh-teknologi-terhadap-gaya-hidup.html
Tanggapan
Sejalan dengan perkembangan zaman, perkembangan teknologi komunikasi juga semakin maju. Kehadiran globalisasi membawa pengaruh bagi kehidupan suatu bangsa. Pengaruh globalisasi dirasakan di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain – lain yang akan mempengaruhi nilai – nilai nasionalisme bangsa.
Tanggapan
Sejalan dengan perkembangan zaman, perkembangan teknologi komunikasi juga semakin maju. Kehadiran globalisasi membawa pengaruh bagi kehidupan suatu bangsa. Pengaruh globalisasi dirasakan di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain – lain yang akan mempengaruhi nilai – nilai nasionalisme bangsa.
Teknologi
Informasi dan Komunikasi adalah pendukung utama bagi terselenggaranya
globalisasi. Dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi, informasi
dalam bentuk apapun dan untuk berbagai kepentingan, dapat disebarluaskan dengan
mudah sehingga dapat dengan cepat mempengaruhi cara pandang dan gaya hidup
hingga budaya suatu bangsa. Kecepatan arus informasi yang dengan cepat
membanjiri kita seolah – olah tidak memberikan kesempatan kepada kita untuk
menyerapnya dengan sikap kritis. Makin canggih dukungan teknologi tersebut,
makin besar pula arus informasi dapat dialirkan dengan jangkauan dan dampak
global.
Pengaruh
globalisasi dengan dukungan teknologi informasi seperti pada bermata dua disatu
sisi kita tidak dapat menyangkal manfaat dan ancaman yang dibawanya, jadi manfaat
disebut juga pengaruh positif dan ancaman disebut pengaruh negatif. Pengaruh positif
yang dapat dirasakan dengan adanya teknologi informasi adalah peningkatan
kecepatan, ketepatan, akurasi dan kemudahan yang memberikan efisiensi dalam
berbagai bidang khususnya dalam masalah waktunya, tenaga, biaya. Sebagai contoh
dari teknologi informasi yang mudah dilihat di sekitar kita adalah pengiriman
surat hanya memerlukan waktu singkat, karena kehadiran e-mail, ketelitian hasil
perhitungan dapat ditingkatkan dengan adanya komputasi numeris, pengelolaan
data dalam jumlah besar juga bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan basis
data.
Sedangkan
pengaruh negatif dari internet yang bisa muncul karena adanya teknologi
informasi misalnya dari kalangan siswa dapat mengakses film yang tak wajar yang
dapat merusak moral dan dari ekonomi terbukanya pasar bebas memungkinkan produk
luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri dan
ditambah harga yang relatif murah dapat mengurangi rasa kecintaan masyarakat
terhadap produk dalam negeri.
Banyaknya
informasi yang kita terima sering membuat kita kesulitan dalam memilih
prioritas dan menentukan kebenaran informasi tersebut.
0 komentar:
Posting Komentar